Konsol Game Genggam Terbaik Selain Nintendo Switch

Konsol Game Genggam Terbaik Selain Nintendo Switch  – Pasar konsol game genggam berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Jika dulu pilihan utama gamer portabel hampir selalu mengarah pada Nintendo Switch, kini ada banyak alternatif menarik dengan performa tinggi, fleksibilitas sistem operasi, serta kemampuan menjalankan game AAA. Kehadiran perangkat berbasis PC handheld bahkan membuka babak baru dalam dunia gaming portabel.

Bagi gamer yang menginginkan pengalaman berbeda, performa lebih tinggi, atau akses ke ekosistem game yang lebih luas seperti Steam dan Xbox Game Pass, beberapa konsol berikut bisa menjadi pilihan terbaik selain Nintendo Switch.

Performa Tinggi dengan Arsitektur PC

Salah satu nama yang paling sering disebut dalam kategori ini adalah Steam Deck. Perangkat dari Valve ini menghadirkan pengalaman PC gaming dalam format genggam. Menggunakan sistem operasi berbasis Linux yang dioptimalkan untuk Steam, perangkat ini memungkinkan pengguna memainkan ribuan judul game dari library Steam, termasuk game AAA seperti Elden Ring, Cyberpunk 2077, hingga Baldur’s Gate 3.

Steam Deck hadir dengan layar 7 inci dan kontrol lengkap layaknya controller profesional. Keunggulan utamanya adalah fleksibilitas. Pengguna bahkan bisa menginstal sistem operasi lain seperti Windows, menjadikannya benar-benar seperti PC mini. Dengan harga yang relatif kompetitif dibanding laptop gaming, perangkat ini menjadi favorit gamer yang ingin bermain di mana saja tanpa mengorbankan kualitas grafis.

Selain Steam Deck, ada pula ASUS ROG Ally yang menjadi pesaing kuat di segmen ini. Dirilis oleh ASUS melalui lini Republic of Gamers (ROG), perangkat ini langsung menarik perhatian berkat penggunaan sistem operasi Windows 11 secara penuh. Artinya, pengguna dapat mengakses Steam, Epic Games Store, Xbox Game Pass, hingga aplikasi PC lainnya tanpa batasan.

ROG Ally dibekali prosesor AMD Ryzen Z1 Series yang dirancang khusus untuk handheld gaming. Layarnya memiliki refresh rate tinggi hingga 120Hz, memberikan pengalaman visual lebih halus dibanding kebanyakan konsol genggam lainnya. Bagi gamer kompetitif atau penggemar game aksi cepat, fitur ini menjadi nilai tambah besar.

Tak ketinggalan, Lenovo Legion Go juga meramaikan pasar dengan pendekatan unik. Lenovo menghadirkan layar lebih besar dibanding kompetitor, lengkap dengan controller yang bisa dilepas. Konsep ini sedikit mengingatkan pada Nintendo Switch, tetapi dengan performa setara PC gaming. Legion Go juga menjalankan Windows, sehingga fleksibilitasnya setara dengan ROG Ally.

Keunggulan perangkat-perangkat berbasis PC ini adalah kemampuannya menjalankan game modern dengan kualitas grafis tinggi. Namun, perlu diingat bahwa daya tahan baterai biasanya lebih pendek dibanding konsol berbasis sistem tertutup seperti Nintendo Switch. Ini menjadi kompromi yang harus dipertimbangkan calon pembeli.

Alternatif Retro dan Hybrid Modern

Selain perangkat berbasis PC, ada pula konsol genggam yang menawarkan pengalaman berbeda, terutama bagi pecinta game retro atau sistem hybrid modern.

Salah satunya adalah AYANEO 2 dari perusahaan AYANEO. Brand ini dikenal sebagai pelopor PC handheld premium sebelum Steam Deck populer. Desainnya elegan dengan build quality yang solid. Spesifikasinya mumpuni untuk memainkan game PC modern, tetapi harganya memang berada di kelas premium. AYANEO sering menyasar pengguna yang menginginkan desain eksklusif dan performa maksimal dalam satu paket.

Bagi penggemar game retro, Analogue Pocket menjadi opsi menarik. Perangkat ini dirancang untuk memainkan cartridge asli Game Boy, Game Boy Color, dan Game Boy Advance dengan layar modern berkualitas tinggi. Alih-alih sekadar emulasi, Analogue menggunakan FPGA untuk mereplikasi perangkat keras asli, menghasilkan pengalaman bermain yang sangat autentik. Bagi kolektor dan gamer nostalgia, ini adalah investasi yang unik.

Kemudian ada GPD Win 4 dari GPD, brand yang cukup lama dikenal di komunitas handheld PC. Perangkat ini memiliki desain kompak dengan keyboard geser mini, membuatnya terasa seperti perpaduan konsol dan laptop mini. GPD Win 4 cocok untuk gamer yang juga ingin menggunakan perangkatnya untuk kebutuhan produktivitas ringan.

Tidak ketinggalan, PlayStation Portal dari Sony juga masuk dalam daftar alternatif, meskipun konsepnya berbeda. Perangkat ini bukan konsol mandiri, melainkan perangkat remote play untuk PlayStation 5. Artinya, pengguna tetap membutuhkan PS5 untuk menjalankan game. Meski begitu, PlayStation Portal menawarkan kenyamanan bermain game PS5 secara portabel di dalam rumah dengan kualitas streaming yang stabil.

Jika dibandingkan, setiap perangkat memiliki keunggulan masing-masing. Steam Deck unggul dari sisi ekosistem dan harga, ROG Ally serta Legion Go menonjol dalam performa dan layar, AYANEO menghadirkan kesan premium, Analogue Pocket fokus pada autentisitas retro, sementara GPD Win 4 mengedepankan fleksibilitas.

Pilihan terbaik sangat tergantung pada kebutuhan pengguna. Apakah Anda ingin bermain game AAA terbaru secara portabel? Atau justru ingin menghidupkan kembali kenangan masa kecil dengan game klasik? Atau mungkin membutuhkan perangkat multifungsi untuk gaming sekaligus produktivitas?

Tren konsol genggam berbasis PC menunjukkan bahwa masa depan gaming semakin fleksibel. Gamer tidak lagi terikat pada satu ekosistem saja. Mereka bisa membawa pengalaman PC gaming ke dalam tas, bermain di perjalanan, atau bersantai di sofa tanpa harus duduk di depan monitor besar.

Dengan semakin berkembangnya teknologi chip hemat daya dan layar berkualitas tinggi, kemungkinan besar pasar ini akan terus tumbuh. Produsen besar maupun brand niche berlomba menghadirkan inovasi, mulai dari peningkatan performa, efisiensi baterai, hingga desain ergonomis yang lebih nyaman.

Kesimpulan

Nintendo Switch memang masih menjadi salah satu konsol genggam paling populer di dunia, tetapi kini ia bukan satu-satunya pilihan. Perangkat seperti Steam Deck, ASUS ROG Ally, Lenovo Legion Go, AYANEO 2, Analogue Pocket, GPD Win 4, hingga PlayStation Portal menawarkan pendekatan berbeda terhadap gaming portabel.

Bagi gamer yang menginginkan performa PC dalam genggaman, handheld berbasis Windows atau Linux menjadi opsi terbaik. Sementara itu, penggemar retro atau ekosistem tertentu bisa memilih perangkat yang lebih spesifik sesuai kebutuhan mereka.

Pada akhirnya, konsol game genggam terbaik selain Nintendo Switch adalah yang paling sesuai dengan gaya bermain, anggaran, dan preferensi pribadi Anda. Dengan semakin banyaknya pilihan di pasar, gamer kini memiliki kebebasan lebih besar untuk menentukan pengalaman bermain yang paling ideal.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top